Klarifikasi Dan Perdamaian: Keluarga Korban Apresiasi Kerja Polresta Gowa, Berkas Lengkap Dan Pelaku Telah Diamankan

IMG_20260922_163019

π†π¨π°πš | π‰πžπ£πšπ€πŠπ«π’π¦π’π§πšπ₯.𝐦𝐲.𝐒𝐝 – Kabar duka sekaligus ketegangan yang sempat melanda masyarakat kini berakhir dengan damai. Pada Selasa (22/09/2026), perdamaian secara resmi terjalin antara keluarga korban Mustapa Dg Ngasi dengan pihak pelaku kecelakaan maut, sekaligus membuktikan penanganan pihak kepolisian berjalan profesional. Keluarga korban secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Satlantas Polresta Gowa atas kinerja yang sungguh-sungguh.

Pertemuan inti perdamaian ini berlangsung di Aula Laka Lantas Polresta Gowa. Pihak keluarga korban diwakili oleh istri dan anak almarhum Mustapa Dg Ngasi, sementara pihak pelaku didampingi penasihat hukumnya, Y. Suwandy Mardan. Dalam suasana yang penuh keharuan, kedua belah pihak sepakat mengakhiri sengketa yang sempat memanas di ruang publik, dan membangun kembali kepercayaan melalui jalur damai yang dijunjung hukum.

Melalui penasihat hukumnya, Y. Suwandy Mardan, pihak pelaku menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga almarhum atas kejadian tragis pada 12 Juli 2026 lalu yang merenggut nyawa Mustapa Dg Ngasi. Permohonan maaf ini disampaikan secara tulus dan terbuka, sebagai wujud tanggung jawab moral sekaligus pengakuan atas beban kehilangan yang dirasakan keluarga korban.

Terkait pemberitaan yang sempat menyebar luas di ruang publik dan media sosial sebelumnya, kini terungkap fakta yang melegakan: penyidik Satlantas Polresta Gowa bekerja secara teliti, cermat, dan profesional. Berkas perkara telah dinyatakan lengkap, pelaku telah diamankan, dan kendaraan yang menjadi barang bukti juga sudah disita serta disimpan dengan baik di kepolisian. Tidak ada pengabaian, tidak ada penundaan sengaja β€” proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Keluarga korban secara khusus menyampaikan penghargaan yang tulus kepada Kasat Lantas Polresta Gowa beserta seluruh jajaran penyidik yang menangani perkara ini. Diakui bahwa pimpinan maupun staf di lapangan telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kepastian hukum, dan menjaga proses perkara tetap pada jalur yang benar. Kerja keras dan dedikasi mereka patut dihormati, bukan diragukan.

Menyadari adanya kesalahpahaman yang memicu pemberitaan yang keliru dan menyebar luas, keluarga korban memohon maaf secara terbuka kepada seluruh jajaran Polresta Gowa, khususnya Satlantas. Ketidakpuasan yang sempat disampaikan sebelumnya lahir dari kecemasan mendalam dan rasa kehilangan yang belum terobati, bukan karena kelalaian pihak kepolisian. Kini kebenaran telah terungkap, dan nama baik institusi dipulihkan.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga: di balik setiap proses hukum yang tampak lambat di mata masyarakat, ada ketelitian yang sedang berjalan. Keadilan tidak hanya soal kecepatan, melainkan juga ketepatan. Polresta Gowa telah membuktikan bahwa mereka mampu menjaga kepercayaan publik, menegakkan hukum tanpa pandang bulu, dan mengawal perkara hingga tuntas.

Redaksi mengucapkan terima kasih atas keterbukaan kedua belah pihak yang menyelesaikan persoalan dengan kedewasaan dan keinginan berdamai. Pemberitaan ini dipublikasikan untuk meluruskan fakta, memulihkan nama baik pihak yang terkesima, sekaligus menjadi penutup resmi atas persoalan ini. Kami tetap membuka ruang informasi yang transparan dan bertanggung jawab bagi seluruh pemangku kepentingan.