Kanit Tipidter Polres Pinrang Tak Mampu Berikan Klarifikasi Terkait Pembiaran Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
JEJAKKRIMINAL |Sabtu 23/5/26–Setelah pemberitaan naik disalah satu media online mengenai polres pinrang diduga ikut pembiaran, maka media ini melakukan konfirmasi kembali kepada unit Tipidter polres pinrang,
Awalnya media ini meneruskan pemberitaan rilis untuk di klarifikasi olah unit Tipidter namun tidak ada juga respon dan tanggapannya hingga berita ini ditayangkan. Setelah pemberitaan sudah tayang dimedia pihak media kembali mengirim link berita, “ale-ale agar dapat menaggapi dan memberikan klarifikasinya, namun sampai saat ini kami juga belum mendapat tanggapan klarifikasi dari pihak kanit Tipidter yang baru hingga kami merilis pemberitaan yang kedua dan rencananya membawa ke pihak propam polda sulsel.
Perlu diketahui sebelum berita ini tayang, kami dari pihak media sudah menghubungi anggota kanit tipidter inisial F atau biasa dipanggal pak Faha dan kanit yang sekarang menjabat inisial Ipda R namun keduanya sama sekali tidak memberikan tanggapan atau memberikan jawaban dari klarifikasi kepada media ini malah pak Faha justeru memblokir nomor media ini. “Sabtu (23/5/26)
Tidak adanya respon dan klarifikasi kepada media ini, membuat media ini semakin yakin jika benar adanya dugaan tersebut, bahwa pihak unit tipidter polres pinrang diduga benar menerima upeti.
Dr Muhammad Nur, S.H.,M.P.D.,M.H., CFLS setelah dikonfirmasi kembali oleh media ini membenarkan info dari beberapa sumber jika memang benar adanya info tersebut. Dia mengatakan kepada media ini bahwa kasus kasus seperti ini tentunya akan merusak citra dari institusi lembaga kepolisian. Ujar pak doc.
Olehnya itu Ketua DPP BAIN HAM RI secepatnya merampungkap berkas dan membawa laporan temuan tersebut kepihak Propam Polda sulsel. Terkait SPBU yang diduga sudah ikut menyalurkan BBM subsidi kepada para pelansir hingga terjadi pemimbunan BBM subsidi, laporannya akan dibawa ke polda sulsel dan My Peetamina.(*/)
Tim






