Pos Pengamanan Mudik Polres Gowa Tampil Unik, Usung Nuansa Balla Lompoa

IMG-20260319-WA0092

π†π¨π°πš | π‰πžπ£πšπ€πŠπ«π’π¦π’π§πšπ₯.𝐌𝐲.𝐈𝐝 – Pos pengamanan mudik yang didirikan oleh Polres Gowa di depan Pasar Minasaupa, jalan poros Gowa–Takalar, tampil berbeda dari biasanya.

Pos tersebut didesain unik dengan mengusung konsep rumah adat khas Gowa, menyerupai Balla Lompoa.

Balla Lompoa sendiri merupakan rumah adat Kerajaan Gowa yang kini difungsikan sebagai museum.

Bangunan aslinya berlokasi di Jalan Usman Salengke, sekitar satu kilometer dari pos pengamanan tersebut.

Nuansa rumah adat itu tampak begitu kental, mulai dari tampilan luar hingga interior pos.

Pada bagian atap, terlihat miniatur kepala kerbau yang menjadi ciri khas Balla Lompoa.

Sementara di bagian dalam, terdapat karpet merah dan meja panjang yang memungkinkan para pemudik duduk lesehan dengan nyaman.

Di atas meja tersebut juga tersaji enam bosara, yakni wadah kue tradisional khas perjamuan kerajaan.

Tidak hanya itu, di sudut ruangan terdapat kursi yang menyerupai dekorasi pelaminan khas Makassar. Kursi ini dapat digunakan oleh para pemudik untuk beristirahat maupun berswafoto.

Di sisi kiri dan kanan kursi berornamen emas tersebut, berdiri payung bersusun tiga yang menjadi simbol kebesaran Kerajaan Gowa.

Untuk semakin memperkuat nuansa budaya, replika tombak khas pasukan kerajaan juga dipajang, serta sejumlah alat musik tradisional seperti gong, gendang, suling, hingga biola.

Sentuhan kearifan lokal ini membuat pos pengamanan terasa lebih hangat dan berkesan bagi masyarakat.

Selain menghadirkan konsep budaya, pos ini juga dilengkapi berbagai fasilitas bagi pemudik.

Mulai dari minuman gratis, tempat istirahat, hingga fasilitas umum seperti musala, tempat wudu, toilet, layanan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, serta bengkel gratis bagi pengendara yang mengalami kendala.

Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, mengatakan bahwa konsep ini dihadirkan sebagai bentuk pelayanan sekaligus pelestarian budaya lokal.

β€œKami memahami betul bahwa masyarakat Kabupaten Gowa sangat kental dengan adat dan budaya. Ini merupakan hal perdana di Polres Gowa, dengan niat menghadirkan pelayanan yang tetap mengedepankan nilai budaya dan adat,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pemudik yang melintas di wilayah Gowa untuk singgah dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.

β€œDi sini kami menyediakan tempat istirahat dengan tema budaya Gowa, minuman gratis bagi masyarakat maupun pemudik. Lokasinya tepat di depan Pasar Minasamaupa sebelum jembatan kembar, silakan singgah,” tambahnya.

Dengan konsep unik ini, Pos Pengamanan Polres Gowa tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.